Pemerintah Kota Sukabumi

Tingkatkan Angka Kesembuhan, Pemkot Sukabumi Tambah Ruang ICU Covid-19

×

Tingkatkan Angka Kesembuhan, Pemkot Sukabumi Tambah Ruang ICU Covid-19

Sebarkan artikel ini
Instalasi Gawat Darurat RSUD R Syamsdin SH
Suasana ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD R Syamsdin SH nampak sepi dari pengunjung pasien.

PEMKOT – Pemerintah Kota Sukabumi terus berupaya untuk menurunkan kasus Covid-19. Meskipun secara data, saat ini kasus Covid-19, mengalami penurunan jumlah terkonfirmasi ataupun kasus meninggal dunia. “Secara data, setiap hari kasus menurun baik angka positif ataupun kematian,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi, Kamis (12/8).

Hanya saja kata Fahmi, angka kematian di Kota Sukabumi masih diatas rata-rata Jawabarat yakni 3,3 persen. Fahmi berharap kedepan angka kematian bisa dibawah rata-rata Jawa Barat. “Kita terus lakukan upaya untuk menurunkan kasus positif dan kematian,” katanya.

Bank bjb Tandamata

Untuk itu, pemerintah terus meningkatkan kelengkapan saranan dan prasarana rumah sakit, salah satunya dengan meningkatkan jumlah ruangan ICU Covid-19. “Dari tiga ruang ICU kita tingkatkan menjadi 14, ini upaya meningkatkan kesembuhan” jelasnya.

Fahmi pun berharap zona status Covid-19 di Kota Sukabumi terus menurun, dimana saat ini masuk ke zona orange yang sebelumnya merah. Untuk itu, fahmi meminta dukungan dan kerjasama masyarakat untuk menerapkan Protokol kesehatan.

Sementara itu, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Percepatan (STTP) Kota Sukabumi, Wahyu Handriana menambahkan, ke 14 ruang ICU khusus pasien Covid-19 itu berada du dua RS yakni, 13 ICU di RSUD Syamsudin SH dan 1 ICU di RS Asyifa. “Di Asyifa ini satu ruang ICU terdiri dari dua tempat tidur yang dilengkapi dengan alat bantu napas High Flow Nasal Cannula (HFNC) ,”katanya.

Wahyu menjelaskan, keterisian ruang ICU biasanya mencapai seratus persen baik di RSUD Syamsudin SH juga di RS Assyfa. Secara angka, sambung Wahyu, lima persen dari kasus yang masuk RS akan membutuhkan alat bantu napas yang berada di ruang ICU. “Rata – rata dari 100 kasus itu 5 persen membutuhkan alat bantu napas dan 15 persen yang membutuhkan perawatan,”ucapnya.

Sedangkan untuk perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi, tambah dia, mengalami penurunan sekitar 50 persen dari sebelumnya 100 perhari menjadi kurang dari 50 perhari. “Sedangkan untuk angka kesembuhan berada di angka 89,0 persen dari total kasus sebanyak 6.429,”pungkasnya. (bal/rhm)