Raperda Cagar Budaya Mulai Dibahas

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Pimpinan DPRD Kota Sukabumi saat penyerahan berkas Raperda. Foto:ikbal/radarsukabumi

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi sebentar lagi akan memiliki Peraturan Daerah mengenai Cagar Budaya. Namun saat ini masih dalam tahap penyampaian oleh Walikota Sukabumi ke DPRD Kota Sukabumi.

“Iya kita usulkan Raperda Cagar Budaya, dan satu lagi Raperda Sistem Pemerintahan Berbasis Online (SPBE),” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi usai Paripurna di DPRD Kota Sukabumi, Senin (9/3).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya Raperda Cagar Budaya ini sangat penting, lantaran cagar budaya ini memiliki nilai yang sangat besar , sehingga keberadaannya harus benar – benar terjaga. Baik yang berupa situs, kawasan, benda, arsitektur, dan sebagainya. ” Semua itu harus dilindungi,” ujarnya.

Diakui Fahmi saat ini banyak cagar budaya di Kota Sukabumi yang sudah dialih fungsikan bahkan mulai hilang. Sehingga dengan adanya Perda tersebut sangat penting untuk melindungi cagar budaya yang ada.

“Jika ini disetujui oleh DPRD, maka ini akan sangat menarik bagi Kota Sukabumi yang memiliki nilai sejarah luar biasa,” akunya.

Sementara untuk Raperda SPBE, kata Fahmi, sesuai dengan amanat Presiden bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) hatus menciptakan berbagai inovasi dalam pemerintahan, dan pelayanan pada masyarakat harus dilakukan dengan cepat. Maka, pelibatan tekhnologi menjadi sesuatu yang mutlak.

“Harapannya SPBE ini mampu menghadirkan pemerintahan yang cepat merespon dan melayani kebutuhan warganya,” katanya.

Selain 2 raperda usulan eksekutif, dalam kesempatan itu juga dijelaskan terkait 1 raperda inisiatif DPRD, yakni tentang protokoler DPRD.

Menanggapi raperda usulan legislatif tersebut, Fahmi mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menghargai apa yang menjadi usulan dari DPRD tersebut. Asalkan, tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi.

“Kalau memang tidak bertentangan dengan aturan yang ada, maka harus kita akomodir. Karena ini bentuk kemitraan yang terjalin antar pemda dengan DPRD,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *