SUKABUMI – Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) PAUD Holistik Integratif (HI) Gelombang 2 Tahun 2024 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Sukabumi pada Rabu, (13 /11/2024).
Acara ini dihadiri oleh Pj. Bunda PAUD Kota Sukabumi Diana Rahesti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Punjul Saepul Hayat, para pengawas, serta perwakilan organisasi mitra Dinas Pendidikan.
Dalam sambutannya, Kusmana Hartadji atau yang akrab disapa Kang Tutus, menekankan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah pilar penting dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
Ia menjelaskan bahwa program PAUD Holistik Integratif bertujuan memberikan pendidikan menyeluruh yang mampu mendukung perkembangan anak dari segala aspek, baik secara fisik, mental, emosional, maupun spiritual.
“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan masa depan generasi bangsa. Melalui PAUD Holistik Integratif ini, kita berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang utuh dan holistik bagi anak-anak kita,” ujar Kusmana.
Dalam implementasinya, program PAUD Holistik Integratif melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, pendidik, hingga orang tua dan masyarakat luas.
Kusmana menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin di antara seluruh pihak terkait. Menurutnya, kerja sama ini merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi pendidikan yang komprehensif di Kota Sukabumi.
Ia menekankan bahwa anak-anak harus dibekali tidak hanya dengan pengetahuan akademis tetapi juga keterampilan hidup yang penting. “Anak-anak harus dibekali dengan kreativitas, kemandirian, serta karakter yang kuat.
Semua ini hanya bisa tercapai jika pendidikan dilakukan dengan pendekatan yang holistik dan inklusif, sehingga kebutuhan anak-anak, baik dari segi fisik, mental, emosional, hingga spiritual, dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Kusmana.
Di tengah tantangan zaman yang terus berkembang, Kusmana menggarisbawahi pentingnya metode pembelajaran inovatif yang adaptif terhadap perubahan. Ia mengajak seluruh pendidik untuk tidak berhenti belajar, terus berkreativitas, dan berinovasi demi menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik dan menggugah minat anak-anak.
“Pembelajaran di PAUD harus mampu merangsang rasa ingin tahu dan semangat anak-anak. Saya mengajak seluruh tenaga pendidik di Kota Sukabumi untuk terus belajar, berkreasi, dan berinovasi. Dengan cara ini, kita bisa menciptakan pembelajaran yang menginspirasi dan membangkitkan minat belajar pada anak-anak,” tutur Kusmana.






