CIKOLE – Mengawali kinerjanya pada awal tahun 2024, Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji meminta aparatur Pemkot Sukabumi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan menjaga integritas, profesional dan pelayanan sepenuh hati.
Hal itu diungkapkanya saat memimpin Apel Perdana di awal tahun 2024 di lingkup Pemerintah Kota Sukabumi di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Selasa (2/1).
Hadir pula pada momen tersebut, Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, staf ahli walikota, para asisten daerah Setda Kota Sukabumi, dan pimpinan SKPD. “Ini refleksi perjalanan 2023 dan apel perdana pagi di 2024, ASN tambah semangat kerja dan semangat melayani agar pemerintahan lebih baik, “ujar Kusmana dalam arahnya.
Menurut dia, dalam pelaksanaan program dan kegiatan, para ASN akan dihdapi dengan berbagai tantangan cukup berat yakni, menghadapi pilpres, pileg dan pilkada serta musim penghujan yang kerap terjadi bencana.
Harapanya kata Kusmana, Pemkot Sukabumi akan lebih baik dari tahun sebelumnya dan seluruh pegawai dapat melaksanakan tugas dengan baik.
“Alhamdulillah, pada pelaksanaan Natal dan Tahun Baru kemarin berjalan kondusif di Kota Sukabumi. Namun harus tetap waspada karena berkaca pada gempa yang melanda Sumedang dan Sukabumi rawan bencana,” katanya.
Ia juga mengingatkan, terkait peran ASN melayani masyarakat, termasuk pengelolaan anggaran. Ia berpesan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap jaga integritas dan rapatkan barisan, guna merencanakan agar semua terlibat dalam pelaksanaan program dan kegiatan.
Kusmana menambahkan, sebagai Pj wali kota mengawal pelaksanaan pilpres dan pilkada serentak agar berjalan aman dan kondusif. Jika ada hal penting segera dibicarakan dengan atasannya masing-masing untuk menjaga integritas pelayanan sepenuh hati dan profesional terus dilakukan.
“Bersyukur dengan nikmat yang diberikan dan sambut tahun baru dengan optimisme serta tingkatkan peran dalam membantu masyarakat. Terlebih dalam 20 tahun ke depan Kota Sukabumi mempunyai misi kreatif unggul, berbudaya dan berkelanjutan,” terangnya.
Ditandai dengan program peningkatan kapastias SDM aparatur berupa pendidikan dan pelatihan dikuatkan. Sektor ekonomi menjadi bangkit dengan peningkatan investasi dan infrastruktur jalan bagus sudah sekitar 90 persen dan lingkungan indah.
“Kesehatan dan pendidikan ditandai indeks IPM akan ditingkatkan sekara g sudah 70 persen. Ke depan jadi tantangan, aparatur bekerja keras mencapai hal yang diinginkan,” pungkasnya. (why)






