SUKABUMI– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali mendapatkan penghargaan yang bergengsi. Kali ini, prestasi tersebut diraih bidang pembangunan daerah dari Pemerintah Pusat, yakni Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Nasional tahun 2023.
Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi yang didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Reni Rosyida Muthmainnah, di Kantor Bappenas Jakarta, Rabu (14/6).
Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, PPD merupakan penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Bappenas, yang diberikan kepada daerah yang sudah melakukan proses perencanaan dan implementasi pembangunan daerah dengan baik, sesuai prosedur serta inovatif.
“Ya, Alhamdullilah Kota Sukabumi dapat penghargaan lagi, dan saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang selalu mendukung setiap pembangunan,” ujar Reni kepada Radar Sukabumi, Rabu (14/6).
Dia menambahkan, adapun kriteria penilaian itu ada empat unsur, pertama capaian pembangunan, berupa realisasi indikator makro, pelayanan publik, keamanan, ketentraman, akuntabilitas dan capaian pembangunan spesifik.
Kemudian kualitas dokumen perencanaan yaitu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, proses perencanaan yang dilakukan, yaitu Bottom up, Top down, teknokratik, politis serta inovasi perencanaan lainnya, terakhir salah satu Inovasi guna mendukung pencapaian pembangunan.
“Jadi dalam penilaian tahun ini, inovasi yang disampaikan adalah Danakitri Sukabumi Creative Hub. Di mana inovasi ini telah melakukan berbagai kegiatan, yang pada akhirnya dapat mendukung pencapaiaan dan target pembangunan berupa pengurangan angka jumlah pengangguran, membantu meningkatkan indeks kota kreatif, meningkatkan jumlah wisatawan serta pada akhirnya berperan juga dalam peningkatan pendapatan asli daerah PAD) yang pada tahun 2022,” ungkapnya.
Selain itu kata dia, setelah dilakukan penyerahan penghargaan, dilanjutkan pula dengan kegiatan Sharing Seasson pembangunan daerah, di mana Ketiga Kepala Daerah terbaik yaitu Gubernur Jawa Tengah, Bupati Temanggung dan Walikota Sukabumi menyampaikan pengalaman pengelolaan pembangunan, terutama dalam pelaksanaan proses perencanaan dan inovasi.
Sementara itu Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyampaikan, bahwa dalam proses penyusunan perencanaan, Kota Sukabumi mengimplementasikan sebuah sistem yaitu SCOPPI atau Scenario Planning untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif.
“Pemerintah Daerah melalui Bappeda, senantiasa melibatkan seluruh unsur masyarakat, termasuk kelompok remaja dan kelompok difabel dalam memberikan masukan terhadap pembangunan daerah di Kota kita,” imbuh dia.
Lanjut Fahmi, bahwa tagline pembangunan daerah Kota Sukabumi adalah Beragam Seragam, yang artinya bahwa semua potensi, unsur dan pihak yang ada secara bersama, berkolaborasi untuk mencapai tujuan pembangunan, yang salah satunya melalui inovasi Danakitri Sukabumi Creative Hub.
“Jadi inti kegiatan tersebut, lesson learn yang bisa diambil adalah bahwa kita harus berpikir out of the box tetapi tetap dalam box yang seharusnya. pentingnya sebuah leadership yang kuat dalam mengangkat sebuah daerah mencapai prestasi yang membanggakan, serta gunakanlah strategi focus dalam mengimplementasikan suatu kebijakan, ataupun inovasi agar hasil yang didapatkan cukup maksimal dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Iki/t)






