Pemerintah Kota Sukabumi

Pembangunan Lapdek Kota Sukabumi Baru 48 Persen, Tinggal Satu Bulan

×

Pembangunan Lapdek Kota Sukabumi Baru 48 Persen, Tinggal Satu Bulan

Sebarkan artikel ini
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat meninjau proges pembangunan Lapang Merdeka, Jumat (12/11).

CIKOLE– Pembangunan Lapang Merdeka dan Alun- alun Kota Sukabumi tinggal menyisakan waktu hampir 1 bulan lebih. Progres pembangunan terus digeber oleh pihak pelaksana.

Namun tetap menjadi sorotan dari Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, dimana pembangunan tersebut harus selesai sesuai dengan kontrak.

Bank bjb Tandamata

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi bersama jajaranya pun melihat langsung progres pembangunan Lapang Merdeka tersebut. “Kita dulu tekankan untuk perepatan pembangunan diharapkan selesai pada 10 Desember , tetapi perkembangan hari ini bari 48 persen,” ujar Fahmi.

Melihat kondisi tersebut kemungkinan pada 10 Desember ini tidak akan selesai. Tapi diharapkan di akhir Desember ini harus segera selesai. “Ketika berbicara kontrak, batasnya itu sampai 29 Desember. Jadi masih on the track,” jelasnya.

Pembangunan Lapdek dan Alun-alun tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp19,3 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jabar (Bankeu) Tahun 2021 dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Dana PEN itu ketat dan sanksinya yang luar biasa ketika tidak terserap,” ungkapnya.

Untuk itu, Walikota Sukabumi menekankan kepada pihak pelaksana untuk bisa mengantisipasi perkerjaan di cuaca hujan seperti ini. Seperti halnya dengan menambahkan jumlah pekerja, karena untuk memaksimalkan waktu pekerjaan. “Jika cuacanya bersahabat, dengan banyaknnya pekerja bisa dikerjakan dengan cepat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Asep Irawan mengatakan dengan cuaca eksterm saat ini tentunya berdampak kepada pelaksanaan pekerjaan.

Namun sesuai dengan komitmen dengan pihak pelaksana harus bisa selesai sesuai dengan kontrak, meskipun evaluasi pekerjaaan ada kekurangan sekitar 8 persen dari perencanaan. “Cuaca ekstrem ini memang menghambat, para pekerja bisa sampai setengah hari bekerjannya,” ujarnya.

Tetapi dengan berbagai upaya , kata Asep pihaknya akan menyelesaikan pembangunan tersebut. Seperti, menambah jumlah pekerja dan melaksanakan pembangunan sampai 24 jam.

“Kita juga pasang tenda, jika malam hari cuaca cerah kita kerjakan. Kita masih logis dengan berbagai cara agar bisa sesuai target,” ungkapnya. (bal)