Ditempat terpisah, Sumarna (31), salah seorang warga yang terkena dampak bencana mengaku sangat terkejut dengan kondisi rumahnya yang saat ini terlihat tidak layak huni. Barang-barang rumah tangga seperti kasur, lemari, karpet dan lainnya basah dan juga kotor terkena longsor material tanah.
“Awalnya terdengar suara gaduh dibelakang itu abis magrib, biasanya cuma air pembuangan sedikit saja yang kebelakang rumah, tapi ternyata airnya udah tinggi dan membuat jebol tembok sampai akhirnya rumah saya banjir.
Saya juga bingung semua barang habis karena longsor, sampai kita sekeluarga mengungsi untuk tidur karena sudah enggak bisa tidur disini,” ceritanya.
Ia berharap kejadian ini bisa segera terselesaikan, sebab khawatir akan terjadinya longsoran susulan. (cr5/t)






