Pajak Daerah Capai 70,94 persen

  • Whatsapp

CIKOLE– Pajak Daerah Pemerintah Kota Sukabumi sampai semester I di 2018 ini sudah melampaui target yakni mencapai Rp. 25,5 miliar. Padahal target yang harus dicapai sampai akhir tahun ini sebesar Rp35,94 miliar lebih.

“Pencapaian pajak daerah sudah mencapai 70,94 persen atau mencapai sekitar Rp25,5 miliar lebih, menyisakan sekitar Rp. 10,45 miliar lagi sampai dengan akhir tahun,” ujar Kabid Pendataan dan Penetapan BPKD Kota Sukabumi Rakhman Gania Kusuma didampingi oleh Kabid Penagihan Pajak dan Bukan Pajak Unang Djunaedi, kemarin.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Sukabumi, rincian pajak daerah yakni pajak hotel mencapai 52.49 persen dari target Rp2.55 milliar, pajak restoran 61.43 persen dari terget Rp7.1 miliar, pajak hiburan sudah mencapai 50 persen dari target Rp800 juta, pajak reklame sebesar 87.40 persen dari terget Rp820 juta, pajak penerangan jalan sudah mencapai 61.64 persen dari target Rp8 miliar, pajak parkir sebesar 59.4 persen dari target Rp330 juta, kemudian pajak air bawah tanah sebesar 53 persen dari terget 144 juta, pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 43 persen dari target Rp8,2 miliar dan terakhir

pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai 124.43 persen dari target Rp8 miliar. ” Kami juga akan lebih meningkatkan pemantauan objek-objek pajak. Sehingga optimis diakhir tahun nanti, semua target akan tercapai bahkan bisa melebihi target yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Lanjutnya, jika nanti diperubahan anggaran akan meningkatkan target seluruh pajak. Kurang lebih peningkatanya mencapai 10 persen. Selain itu juga akunya, akan terus menggali potensi pajak daerah yang selam ini belum tergali.

” Ada juga metode untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pajak dengan memanfaatkan informasi teknologi (IT) dan gencar melakukan sosialisasi kepada wajib pajak menyusul sudah diberlakukanya sistem pajak online,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *