KOTA SUKABUMI

Over Kapasitas, Lapas Nyomplong Terjadi Penumpukan

×

Over Kapasitas, Lapas Nyomplong Terjadi Penumpukan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Kota Sukabumi masih mengalami over kapasitas. Pasalnya, jumlah penghuni lapas atau warga binaan lembaga pemasyarakatan melebihi daya tampung yang seharusnya, sehingga terjadi penumpukan.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, Lapas kelas II Nyomplong memiliki sebanyak 23 kamar dan 444 warga binaan. Sementara, standarnya kamar tersebut hanya untuk diisi 200 warga binaan saja.

Bank bjb Tandamata

” Standarnya dari 23 kamar diisi oleh 200 orang tapi saat ini diisi 444 orang,” kata Kepala Lapas Kelas II Nyomplong, Risman Somantri kepada Radar Sukabumi, Selasa (24/4).

Lanjut Risman, dengan keterbatasan tersebut warga binaan menjadi berdesakan. Selain itu, juga mengakibatkan tidak maksimalnya pembinaan kepada para narapidana. Namun, demikian pihaknya terus melakukan upaya agar bisa memaksimalkan pembinaan.

“Ya, meski over kapasitas kami berusaha memaksimal untuk melakukan pembinaan kepada warga Lapas,” tuturnya.

Pihaknya, juga sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk menyediakan tanah agar ada penambahan Lapas. Tetapi, Pemkot tidak memiliki lahan yang memadai untuk pembangunan Lapas tersebut.