KOTA SUKABUMI

Omset Penjual Tutut Merosot

×

Omset Penjual Tutut Merosot

Sebarkan artikel ini

BAROS- Kejadian Luar Biasa (KLB) tutut maut yang menewaskan warga Kecamatan Kadudampit, rupanya cukup berdampak terhadap penjualan makanan khas orang Sunda ini. Salahsatunya, dialami pemilik outlet Tutut Surudut yang berlokasi di Jalan Baros, Ciseureuh, Kelurahan/Kecamatan Baros.

Pasca kejadian yang membuat puluhan warga Kadudampit keracunan ini, penjualan di tujuh outlet miliknya mengalami penurunan yang signifikan. Bahkan, dari biasanya dalam satu hari terjual 200 kilogram, kini hanya laku 40 kilogram.

Bank bjb Tandamata

“Cukup berdampak pastinya, tapi kami masih meyakini bahwa olahan tutut surudut ini aman karena telah diproses secara higienis. Selain itu kami jualan tutut sudah delapan tahun,” jelas Ahmad Farid, owner tutut surudut kepada Radar Sukabumi saat ditemui di outletnya, kemarin (26/7).

Untuk memastikan tutut olahannya higienis, Farid memiliki beberapa prinsip selama berjualan delapan tahun ini. Dari mulai, bahan baku yang harus dalam kondisi segar, proses pengolahan yang baik, hingga pilihan bumbu yang terjamin kualitasnya.

“Outlet kami ini telah tersertifikasi oleh Dinas Kesehatan, selain itu mulai dari bahan, cara memasak dan bumbu harus dipastikan bersih dan berkualitas sehingga olahan tututnya aman dan layak dikonsumsi,” ujarnya.