“Kami menargetkan tahun ini sebanyak 720 peserta dapat mengikuti sosialisasi,”tuturnya.
Mereka diharapkan bisa menyebarkan pentingnya bank sampah ke warga lainnya.
Dalam setiap sosialisasi, selalu dibentuk pengurus bank sampah. Mulai dari ketua, sekretaris dan bendahara untuk mengkoordinir yang nantinya akan diresmikan di bawah naungan setiap kelurahan.
“Dengan adanya bank sampah, mudah-mudahan masyarakat peduli akan sampah untuk dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berharga, sehingga tidak ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan,”tandasnya.
Sementara itu,
ketua pelaksana sosialisasi, Mayang Asri Rahmat Tunisa menambahkan, peserta yang hadir mencapai 261 orang.
“Yang hadir sebanyak 261 orang, terdiri dari majelis ibu-ibu di sini dan masyarakat sekitar. Semoga bisa terlaksana apa yang diharapkan dengan banyaknya yang hadir,”singkatnya.(Cr17/t)





