SUKABUMI — Sejumlah warga Jalan Sejahtera RT3/19, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyon, digegerkan adanya pengendara yang meninggalkan motor jenis Schoopy putih bernomor polisi F 2280 TAB dengan konci gergantung, Selasa (8/3).
Kejadian tersebut, sempat diposting di media sosial oleh akun Facebook Rendri Pradan yang menemukan motor terasebut hingga ramai menjadi perbincangan warga net.
Salah seorang warga setempat, Rendi Fauzi Pradana (24) menjelaskan, insiden terjadi pada Minggu (6/3) malam, sekitar pukul 19.00 WIB terdapat pengendara yang tidak diketahui identitasnya berhenti di Pos Ronda dekat rumahnya. Namun, tiba-tiba pengendara tersebut meninggalkan kendaraanya begitu saja.
“Ya, dikira mau beli martabak, karena disamping ada tukang martabak. Tapi, pengendara tersebut malah meninggalkan kendaraannya,” kata Rendi kepada Radar Sukabumi, Selasa (8/3).
Setelah diperhatikan, lanjut Rendi, pengendara motor tersebut seperti orang linglung dan terlihat seperti nunggu seseorang. “Setelah itu pengendara motornya ada yang menjemput.
Kemudian pengendara malah meninggalkan motor dengan kunci tergantung. Pengendara hanya mencabut bendera yang terpasang di motor nya,” ujarnya.
Karena khawatir diambil orang yang tidak bertanggungjawab, Rendi kemudian menunggu yang mengambil kendaraan tersebut. Namun, hingga pukul 00.00 WIB, tidak kundung ada orang yang mengambilnya hingga akhirnya kendaraan tersebut diamankan.
“Saya menunggu motor tersebut hingga pukul 00.00 WiB tidak ada yang ambil. Karena khawatir dicuri orang, akhirnya saya amankan ke rumah.
Lalu Senin (7/3/2022) saya posting di media sosial, barangkali ada yang merasa kehilangan, hingga akhirnya viral di media sosial,” paparnya.
Selang beberapa waktu, pemilik kendaraan motor mendapatkan informasi dari media sosial dan langsung menghubungi Rendi.
“Jadi pemiliknya asal warga kampung Cikarang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, ia mengetahui motornya ada pengumuman di media sosial yang saya posting, karena viral,” ucapnya.
Pada Senin (7/3) malam, pemilik kendaraan datang bersama keluarganya ke rumah Rendi dan menunjukkan bukti kepemilikannya.
“Pemilik menunjukan bukti kendaraanya berupa STNK, dan bukti setorannya. Setelah dipastikan di cek nomor mesin dan rangkanya sesuai, hingga akhirnya kami serahkan disaksikan para tokoh,” bebernya.






