Selain klarifikasi, Diskominfo juga gencar melakukan edukasi publik melalui konten digital dan siaran di LPPL Radio Swara Perintis. “Kami terus mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital. Jangan mudah percaya dan langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan sumbernya valid agar tidak ikut menyebarkan hoaks,” tegas Endah.
Dengan berbagai langkah tersebut, Diskominfo berharap masyarakat Kota Sukabumi semakin cerdas dan kritis dalam menyikapi informasi, sehingga ruang digital menjadi lebih sehat, aman, dan produktif. “Semoga upaya ini dapat meminimalisir maraknya kabar hoaks,” pungkasnya.(bam/d)






