SUKABUMI – Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengingatkan warga agar waspada terhadap ancaman kekeringan. Pasalnya, dari prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim kemarau bakal berlangsung sejak Mei hingga akhir Agustus 2023 mendatang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik mengatakan, BPBD saat ini terus berupaya melakukan sosialisasi kepada setiap keluarahan terkait antisipasi kekeringan saat musim kemarau.
“Team BPBD mengarahkan kelurahan agar mensosialisasikan kepada warga terkait waspada musim kemarau, terutama dalam hal bencana kebakaran dan kekurangan air bersih,” kata Novian kepada Radar Sukabumi, Kamis (25/5).
Lanjut Novian, terdapat benerapa titik daerah rawan bencana kekeringan salah satunya Kelurahan Sindangpalay yang hampir setiap tahunnya mengalami kekurangan air bersih.
“Kami sudah koordinasikan dengan kelurahan, bila itu terjadi segera lapor kepada kami supaya bisa segera dikoordinasikan dengan instansi instansi terkait yang mampu suplay kebutuhan air bersih,” ujarnya.
Kini, sambung Novian, BPBD terua mensosialisasikan kepada warga agar dapat menghemat air bersih memasuki musim kemarau. “Kami juga mengkoordinasikan ke instansi yang memiliki sarana dan prasarana dalam membantu suplay air bersih,” cetusnya.
Ia berharap, dengan berbagai uapaya gang dilakukan masyarakat dapat mengantisipasi kesulitan air bersih. “Apabila mengalami kesulitan air bersih warga bisa segera melaporkannya kepada pemerintahan setempat,” pungkasnya. (bam)






