MAI Foundation, Berbagi Keceriaan Bersama Anak Penderita Thalasemia

  • Whatsapp
FOTO BERSAMA: Pengurus MAI Foundation bersama pengurus PDDI Kota Sukabumi dan para pasien penderita Thalasemia foto bersama sambil menenteng hadiah yang diberikan MAI Foundation. IST

CIKOLE– Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation menjalin silaturahmi dan menyapa anak-anak penderita Thalasemia yang berada di
Rumah Singgah Thalasemia Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Sukabumi Jalan Surya Kencana 50 lantai II Kelurahan
Selabatu, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Kamis (22/4).

Acara yang bertajuk ‘Berbagi Keberkahan Ramadan bersama MAI’ ini merupakan sinergitas bareng MAI, Rumah Singgah Thalasemia
PDDI dan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia (POPTI) Sukabumi yang di ikuti oleh puluhan anak penderita Thalasemia dari
berbagai wilayah yang berada di sekitar wilayah Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Direktur Mandiri Amal Insani Foundation, Erwin Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan rentetan kegiatan Ramadan Bareng MAI
yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Kegiatan ini bersumber dari dana Zakat Infak dan sedekah (ZIS) karyawan muslim Bank
Mandiri yang mengamanahkan kepa MAI Foundation untuk kembali disalurkan kepada yang berhak melalui program-program charitas.

“Semoga acara ini bisa memberikan motivasi dan membuat senang hati anak -anak yang menjadi tangung jawab kita semua,” katanya.

Sementara itu pengurus Rumah Singgah Thalasemia PDDI Sukabumi, Solikhin mengucapkan ucapakan kasih kepada MAI karena acara yang dirancang sedemikian rupa ini berhasil membuat anak – anak penderita Thalasemia merasa senang. Hal ini terbukti dari tingginya antusias mereka dalam mengikuti keseluruhan kegiatan.

“Kegiatan ini sangat membantu penderita thalasemia, mereka sangat terhibur, dan merasa di perhatikan. Kami selaku pengurus rumah singgah thalasemi PDDI kota Sukabumi sangat berterima kasih atas sumbangsih, perhatian, dan kepeduliannya terhadap anak-anak thalasemia. Harapan kedepannya semoga Mandiri Amal Insani bisa berkesinambungan dan bekerja sama dengan rumah singgah untuk bersama sama membantu baik moril maupun materil pada penderita thalasemia”, ungkap Solikhin.

Seperti diketahui, penyakit thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein
yang ada di dalam sel darah merah(hemoglobin) tidak berfungsi secara normal. Penderita thalasemia harus menjalani transfusi darah
secara rutin agar mereka tak mudah kecapean, mengantuk, pinsan, hingga kesulitan bernapas. Penderita thalasemia tidak memandang
umur, baik muda ataupun tua dapat terkena penyakit ini.

Dalam kegiatan itu, para pasien anak thalasemia dan orang tua yang mendampingi mereka nampak menikmati kegiatan yang diadaka MAI Foundation itu. Senyum kegembiraan terpancar dari wajah saat menyaksikan pertunjukan dongeng edukatif yang dibawakan oleh Kak Topan dan Chiko. dilanjutkan dengan lomba mewarnai dan pemberian bingkisan perlengkapan sekolah dan diakhiri buka puasa bersama. (bams/*)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *