KOTA SUKABUMI

Laporan Kerusakan PJU di Kota Sukabumi Oktober 2024 Melonjak

×

Laporan Kerusakan PJU di Kota Sukabumi Oktober 2024 Melonjak

Sebarkan artikel ini
Dishub Kota Sukabumi Perbaiki PJU Rusak
Sejumlah personel Dishub Kota Sukabumi saat melakukan pemeliharaan PJU rusak

SUKABUMI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, menyebutkan sepanjang Oktober 2024 menerima sebanyak 53 pengaduan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mengalami kerusakan. Angka ini, lebih banyak dibandingkan dengan pengaduan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 42 pengaduan.

Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi, Yusuf Chaery menjelaskan, puluhan pengaduan PJU rusak ini tersebar dibeberapa wilayah diantaranya, 6 Kecamatan Baros, 10 Cibeureum, 4 Cikole, 3 Citamiang, 4 Gunungpuyuh, 6 Lembursitu dan 9 Kecamatan Warudoyong.

Bank bjb Tandamata

“Jika melihat dari data yang ada, kebanyakan aduan berada di Kecamatan Cibeureum yang jumlahnya mencapai 10 unit yang mengalami gangguan. Adapun, semua pengaduan ini berasal dari media sosial dan semuanya sudah diperbaiki,” kata Yusuf kepada Radar Sukabumi, Kamis (14/11).

Yusuf merinci, penyebab kerusakan PJU tersebut yakni, 29 lampu, 10 jaringan, 1 tiang dan dua komponen lainnya. Tak dipungkiri, kerusakan sering terjadi salah satunya karena faktor usia PJU. Sebab itu, petugas Dishub secara rutin melakukan pengecekan dan pemeliharaan.

“Petugas secara rutin melakukan peninjauan dan pemeliharaan terhadap PJU yang mengalami kerusakan. Bukan hanya menunggu laporan dari masyarakat saja,” paparnya.

Menurutnya, keberadaan PJU ini sangat pending untuk menekan kecelakaan lalu lintas maupun mengantisipasi tindak kejahatan pada malam hari. Karena itu, masyarakat diminta agar segera melaporkan apabila mengetahui PJU yang tidak berpungsi dengan baik.

“Kami akan berupaya merespon cepat terhadap semua laporan masyarakat yang masuk baik secara langsung maupun melalui media,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Dishub Kota Sukabumi tidak hentinya berupaya melakukan monitoring dan perbaikan PJU baik yang dilaporkan masyarakat maupun secara langsung.

“Kami harap masyarakat dapat terus berperan aktif dalam melakukan laporan saat ada PJU yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (Bam)