KOTA SUKABUMI

Kota Sukabumi Tancap Gas di Ajang IGA 2025

×

Kota Sukabumi Tancap Gas di Ajang IGA 2025

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN: Kondisi pelayanan di Kantor DPMPTSP Kota Sukabumi, Kamis (27/11).
PELAYANAN: Kondisi pelayanan di Kantor DPMPTSP Kota Sukabumi, Kamis (27/11).

SUKABUMI – Persaingan inovasi antar daerah dalam ajang Innovation Government Award (IGA) 2025 kian memanas. Tak ingin sekadar menjadi peserta, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi tampil percaya diri dengan mengusung inovasi unggulan bertajuk SPADA SANTUN (Screening Pajak Daerah Satu Pintu), yang digadang-gadang sebagai terobosan dalam reformasi pelayanan publik.

Penilaian IGA yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Mall Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, menjadi panggung pembuktian kualitas birokrasi daerah. Mengacu pada Permendagri Nomor 104 Tahun 2018, penilaian dilakukan secara ketat berdasarkan aspek kebaruan, keberlanjutan, replikasi, efektivitas, pengukuran capaian, hingga legalitas dan dokumentasi.

Bank bjb Tandamata

“Daerah dituntut bukan hanya kreatif, tetapi juga harus mampu menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marellia Anggraeni, Kamis (27/11).

Menurut Galih, SPADA SANTUN merupakan inovasi yang menyatukan proses perpajakan dan perizinan dalam satu sistem terintegrasi. Melalui mekanisme ini, kewajiban pajak disaring sejak awal pengajuan izin, sehingga tidak ada lagi pemisahan antara dua proses tersebut.

“Inovasi ini memastikan verifikasi pajak dilakukan di tahap awal, bukan setelah izin berjalan. Hasilnya, efisiensi meningkat, data lebih tertib, dan kepatuhan wajib pajak melonjak signifikan,” jelasnya.

Diuji coba sejak 2021 dan diimplementasikan penuh pada 2023, SPADA SANTUN telah menunjukkan dampak positif. Di antaranya peningkatan transparansi, penurunan tunggakan pajak, penguatan integrasi data antarinstansi, serta pemangkasan waktu layanan.