Kota Sukabumi PPKM Level 4, Satpol PP Lakukan Pemantauan Ketat

Satpol PP kota Sukabumi
Petugas Pol PP bersama jajaran SKPD saat melakukan pemantauan di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi

SUKABUMI — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) semakin gencar melakukan patroli, terlebih Kota Sukabumi sudah memasuki masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, khususnya di area publik maupun pusat keramaian.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Satpol PP, Agus Wawan Gultom mengatakan, pada PPKM level 4 ini, ada beberapa tempat umum yang dilarang untuk dikunjungi warga dan hal itu sudah dinyatakan ditutup sementara waktu sesuai anjuran Walikota Sukabumi.

“Lapang merdeka dan Alun- alun Kota Sukabumi. Itu ada surat edaran dari Pimpinan Daerah Kota Sukabumi untuk ditutup sementara waktu, sampai dengan tanggal 8 Maret, mendatang,” katanya.

Ditambahkan Agus, pihaknya pun meminta bantuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk sama-sama melakukan pemantauan di lokasi keramaian tersebut dengan dilakukan jadwal pengawasan.

“Dari jam 8 pagi sampai jam 10 pagi. Dilanjut dari jam 10 sampai jam 12 siang. Dan yang dari jam 12 siang sampai jam 15 sore atau sampai  malam, “tambahnya.

Satpol PP perharinya menerjunkan 10 orang personel yang nantinya turut bergabung dengan para SKPD yang ikut terlibat dalam pengawasan.

Para petugas ini sifatnya memberikan himbauan dan teguran kepada warga yang masih ngeyel melakukan aktivitas di tempat yang dilarang tersebut.

“Operasi ini sebagai bentuk ikhtiar kami yang selalu mengingatkan kepada masyarakat bahwa Lapang Merdeka dan Alun-Alun sementara waktu ditutup sekaligus mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan melalui 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak), untuk memutus mata rantai Covid-19,”terangya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan himbauan kepada para pelaku usaha agar sama-sama mengikuti anjuran pemerintah.

Di mana, pembatasan waktu bagi para pelaku usaha Ekonomi hingga pukul 21.00 atau maksimal 22.00 WIB. ”Jika ditemukan pemilik usaha melanggar ketentuan tersebut, akan mendapat teguran bertahap. Baik secara lisan, tertulis sampai dengan pencabutan ijin untuk,”tegasnya.

Menurutnya, sektor ekonomi tidak semuanya di tutup, hanya saja jam operasionalnya saja yang diatur, baik itu hotel, cafe. rumah makam bioskop, maupun tempat hiburan lainnya.

“Alhamdulillah Hasil pantauan dari satpol-pp di tempat tempat hiburan seperti hotel, bioskop, cafe-cafe dan rumah makan sudah menggunakan aplikasi peduli lindungi ini kan saratnya, selain pembatasan jam oprasional,” akunya. (cr1/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *