Legislator Badri Pikirkan Opsi Relokasi

Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi
Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi meninjau lokasi pergerakan tanah di wilayah Kecamatan Cikakak, Jumat (4/3).

CIKAKAK – Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendri meninjau lokasi pergerakan tanah yang di Kampung Cipetey, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (4/3).

Badri meminta kepada pemerintah agar cepat tanggap dalam mengatasi bencana pergerakan tanah tersebut. Apalagi bencana gertan juga terjadi di Kecamatan Cisolok dan Kecamatan Bantargadung.

Bacaan Lainnya

“Saya sudah melihat kondisinya di Desa Cikakak banyak rumah yang retak. Tidak hanya retak, tetapi menurut saya ini terbelah dan sangat tidak memungkinkan rumah itu dihuni kembali,” ujarnya di lokasi kejadian, Jumat (4/3).

Badri menegaskan perlu adanya sikap dan langkah penanganan dari pemerintah terhadap bencana pergerakan tanah tersebut. Salah satu opsinya adalah relokasi warga.

“Apakah ini perlu relokasi ataupun seperti apa, dan ini tindakan BPBD harus bisa mengkaji, menganalisa sejauh mana kontur tanah yang ada di sini,” ujarnya.

Di sisi lain, dua kampung di Desa Cikakak ini merupakan daerah rawan terjadi bencana, terutama pergerakan tanah, sehingga pemerintah benar-benar harus cepat tanggap. “Kalau kita melihat ke bawah tadi, ada alur sungai ataupun alur mata air betapa rawannya daerah sini, sehingga perlu pemikiran bersama,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah daerah untuk segera mengambil sikap yang cepat untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang serupa. Dia juga mengimbau kepada masayrakat agar tetap waspada di situasi cuaca saat ini.

Sebelumnya pergerakan tanah terjadi pada Rabu (2/3) di Desa Legok Peutey dan Desa Cikakak Kecamatan Cikakak. Akibatnya sebanyak 14 rumah warga mengalami rusak berat, 39 rusak ringan dan 25 rumah rusak sedang. Sebagian warga yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah kerabat terdekatnya. (ris/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.