SUKABUMI – Bencana alam kembali menerjang Kota Sukabumi. Kali ini, angin kencang menerjang delapan lokasi hingga mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, Selasa (12/11).
Dari data yang tercatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, delapan lokasi yang terdampak diantaranya, atap terbawa angin di RT1/5 Kelurahan Babakan, RT1/4 Kelurahan Gedongpanjang dan RT2/9 Kelurahan Limusnunggal.
Adapun pohon tumbang yaitu, terjadi di Jalan Pemuda Kelurahan Citamiang, Jalan Pramuka, RT3/4 Kelurahan Cikondang, RT2/4 Kelurahan Babakan dan RT3/4 Kelurahan Gedongpanjang.
Kalak BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik menjelaskan, setelah mendapatkan laporan petugas BPBD langsung melakukan pengecakan sekaligus evakuasi pohon tumbang maupun membantu warga membersihkan reruntuhan atap rumah.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini hanya menyebabkan kerugian materi saja, karena memang ada rumah warga yang rusak akibat tertipa pohon maupun atap rumah ambruk karena diterpa angin kencang,” kata Novian kepada Radar Sukabumi, Selasa (12/11).
Lanjut Novian, petugas hingga saat ini masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak. Selain itu, BPBD juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan dan penanganan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat maupun instansi terkait lainnya,” paparnya.
Tak hanya itu, sambung Novian, warga terdampak juga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami mengimbau agar warga segera melaporkan jika terdapat kerusakan atau kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat,” cetusnya.
Meski kencana alam memang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi, namun dengan adanya kesigapan dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan. “Semoga dengan adanya kesiapsiagaan dapat mengurangi risiko bencana alam,” pungkasnya. (Bam)






