Ia pun sempat mengeluhkan omzet yang sempat menurun drastis.
“Waktu kemarin masih mahal banget, omzet menurun. Kebanyakan mereka beli yang beras kualitasnya kurang bagus, tetapi Alhamdulillah sekarang sedikit ada penurunan harga, jadi konsumen banyak yang beli lagi terutama untuk beras kualitas super,” ucapnya.
Meski ada sedikit penurunan harga, Eman mengaku harga tersebut masih terbilang mahal. Ia meminta pemerintah bisa cepat menurunkan harga beras ini.
“Mudah-mudahan Februari ini bisa normal lagi harganya, karena kan sekarang sudah banyak yang mulai panen raya,”tandasnya.
Sementara itu, salah satu konsumen Milah mengaku terpaksa memilih beras kualitas rendah untuk kebutuhan makan sehari-hari bersama keluarga.
“Kalau dipaksakan beli yang bagus, uangnya tidak cukup kan mahal berasnya. Jadi kita belinya yang kualitas rendah aja disesuaikan dengan kemampuan karena beras kualitas rendah saja harganya juga sama mahalnya, sebagai masyarakat kami ingin pemerintah secepatnya mampu menekan gejolak harga beras di lapangan seperti sekarang ini,”keluhnya.(wdy/sri)





