SUKABUMI- Dalam rangka memeriahkan hari jadi TNI yang ke-79, sebanyak tujuh atlet binaan Kodim 0607/Kota Sukabumi siap memberikan prestasi pada Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI, yang digelar di Kota Bandung pada tanggal 7 sampai 12 Oktober mendatang.
Adapun ketujuh atlet tersebut diantaranya, Peltu Darmaji, Serda Eko, Bripka Angga, Bripda Rafa dan tiga orang lainnya dari masyarakat sipil. Komandan Kodim 0607/ Kota Sukabumi, Letkol Inf Yudi Hariyanto mengatakan, Kodim 0607/ Kota Sukabumi bekerjasama dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota dan Kabupaten Sukabumi siap menorehkan prestasi dalam kejuaraan tersebut, dengan mengirimkan atlet bulutangkis terbaik. “Mudah-mudahan tim kita dari Kota dan Kabupaten Sukabumi bisa mendapatkan hasil sehingga membanggakan Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Selain itu, Dandim juga menyampaikan amanat dan arahan yang disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dikatakannya, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan, TNI akan selalu berkomitmen dan berkontribusi serta berperan aktif dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui berbagai event-event olahraga seperti kegiatan Open Tournament yang diselenggarakan saat ini. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan meningkatkan prestasi serta sportivitas para atlet, prajurit TNI, Polri dan masyarakat sekaligus mencari atlet-atlet baru berprestasi dalam cabang Bulu Tangkis,” kata Yudi mengutip amanat Panglima TNI.
Ditambahkannya, olahraga prestasi adalah aktivitas untuk menghasilkan perubahan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun emosional melalui nilai-nilai yang terkandung di dalam olahraga, antara lain nilai-nilai sportivitas, kejuangan, kehormatan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya pada kekuatan sendiri. Hal ini yang kemudian menjadi landasan karakter moral para peserta open tournament untuk dapat meningkatkan kemampuannya dengan prestasi yang setinggi- tingginya.
“Sesuai amanat Panglima TNI, ada empat parameter yang dapat dihasilkan dari kegiatan tersebut, yakni pertama sebagai parameter keberhasilan pembinaan para atlet nasional dan bahkan internasional. Kedua, mencari dan menemukan bibit-bibit atlet yang memiliki potensi untuk berprestasi sebagai wujud keikutsertaan TNI dalam membantu pemerintah di bidang pembinaan olahraga nasional. Ketiga, membangun kualitas para atlet sekaligus membantu meningkatkan prestasi olahraga nasional. Keempat, membangun dan memelihara komunikasi antar pengurus besar, pengurus Provinsi/Kota/Kabupaten sehingga tercipta ikatan yang yang harmonis, kompak, sekaligus memupuk jiwa korsa dan soliditas TNI, Polri dan Masyarakat,” tambahnya. (why)






