Sementera itu, Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Adrian Hariadi mengatakan, inisiasi panglima TNI melalui gerakan ketahanan pangan ini, diharapkan bisa maksimal dan membantu masyrakat.
“Iya kita sudah masuk musim tanam, karena hujan sudah turun. Untuk di awal tanam, gerakan penanaman padi dilakukan di 20 hektare untuk wilayah kota. Harapannya akan terus bertambah hingga sekitar seribu hektare di November ini,” terang Adrian.
Di tempat terpisah, Sekretaris DKP3 Kota Sukabumi Sunaryo menambahkan, sekarang ini pihaknya mendorong petani mempersiapkan percepatan musim tanam padi karena air sudah mulai ada. Turunnya hujan dapat menyelamatkan lahan yang kekeringan agar bisa panen.
“Pada November minimal ada 100 hektare lahan yang akan memulai masa tanam. Diperkirakan, lahan tersebut akan panen pada Maret dan April 2024 mendatang,” jelas Sunaryo.
Ia menerangkan wilayah pertanian di Kota Sukabumi berbeda dengan daerah lain karena wilayahnya sangat terbatas di daerah perkotaan. Meskipun demikian pihaknya memaksimalkan potensi yang ada. (why)






