Berdasarkan tahun sebelumnya, sambung Imran, wilayah yang sering mengalami kekurangan air bersih yakni, tiga kecamatan sehingga menjadi perhatian pada tahun ini.
“Dari pengalaman sebelumnya, saat memasuki musim kemarau di wilayah Kota Sukabumi masih dapat diatasi, karena tidak seperti daerah lain yang memiliki lahan pertanian yang cukup besar. Sedangkan di Kota Sukabumi lebih mengatasi terhadap warga yang kekurangan air bersih,” bebernya.
Meski demikian, BPBD bakal segera koordinasi dengan PDAM, PMI maupun dinas terkait lainnya untuk mengantisipasi kekurangan air bersih.
“Nanti kami koordinasi dengan instansi terkait untuk menyuplai air bersih apabila warga kekurangan air. Kami minta agar warga dapat menggunakan air dengan bijak, sehingga ketika musim kemarau tidak sampai kekurangan air bersih,” pungkasnya. (bam)






