Kejari Kota Sukabumi Blender Belasan Ribuan Butir Obat Terlarang

  • Whatsapp
Kejari Kota Sukabumi
Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi memusnahkan sejumlah barang bukti di Halaman Kantor Kejari.

CIKOLE – Sebanyak 11.866 butir obat – obatan terlarang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi. Pemusnahan barang bukti tersebut telah mempunyai ketetpan hukum tetap ( Inkracht).

Puluh ribuan butir obat terlarang itu dari 3 perkara. ” Obat terlarang itu seperti Tramadol, Merlopam, Alfazolam, dumolid, Rijona dan Ataraxi kita musnahkan semuanya.

Bacaan Lainnya

Ini masuk dalam kasus Undang-undang kesehatan,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Perampasan Kejari Kota Sukabumi,Ema Siti Huzaemah Ahmad, Rabu (30/6).

Tak hanya itu, dalam pemusnahan ini pun Kejari memusnahkan barang bukti lainnya seperti senjata tajam, Sabu-sabu , dan ratusan botol minuman keras, di Halaman Kantor Kejari.

“Hari ini kita lakukan pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai ketetapan hukum tetap priode Januari hingga Juli 2021,” katanya.

Barang bukti yang dimusnakan tersebut berasal dari 32 perkara yakni, sabu – sabu seberat 225,4021 gram dari 22 perkara. UU Kesehatan berupa 11.866 butir obat – obatan dari 3 perkara, 4 senjata tajam dari 3 perkara, dan 807 botol minuman keras dari 3 perkara.

“Ada juga barang bukti yang dimusnakan, berupa garam ilegal yang seharusnya tidak di produksi sebanyak 125 pack. Semua perkara, sudah Incracht,”tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Thomas Tarigan, menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari penyelesaian satu perkara, dengan runtutan mulai dari proses penyelidikan, penyidikan, penangkapan, pemeriksaan, dan eksekusi pelaksanaan putusan dan terkahir pemusanahan barang bukti.

“Dengan pemusnahan barang bukti, maka rangkaian dari suatu perkara tersebut sudah selesai,”katanya.

Menurut Thomas, dengan pemusnahan barang bukti yang diperlihatkan dan dipublikasikan adalah untuk memberikan efek jera bagi masyarakat dan tidak berbuat lagi.

“Untuk efek jera, Karena ini merugikan juga baik yang melakukannya seperti penyalahgunaan narkoba, miras karena harus berurusan dengan hukum,”tandasnya.

Wakil Walikota Sukabumi, Andri S Hamami, mengapresiasi pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejari setemapat.

Dengan adanya kegiatan tersebut, sambung Andri, membuktikan bahhwa Pemda, Kejaksaan, dan Pengadilan Negri Sukabumi mengantisipasi kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat.

“Pemusnahan ini bentuk antisipasi, masyarakat jangan coba coba melakukan tindakan yang dilarang hukum, teruma bagi generasi muda,”pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *