SUKABUMI– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat tujuh titik bencana alam yang terjadi pasca turun hujan, Rabu (14/6).
Beberapa lokasi tersebut diantaranya, banjir limpasan di Jalan Pelda Suryanta, Pertigaan Futsal 33, banjir genangan di Jalan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, banjir limpasan di Jalan Arif Rahman Hakim, RW1 dan RW3 Kelurahan Keramat dan banjir genangan di Jalan Lingkar Selatan tepatnya di depan Terminal Type A.
“Adapun, akibat cuaca ekstrim pohon tumbang menimpa rumah di Jalan Nangela Perum Shaynala RT2 RW9, Kelurahan Baris, Kecamatan Baros dan bagian atap dan dinding bangunan rumah roboh di Kampung Cipanas RT1/RW6, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu,” ungkap Kalak BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik kepada Radar Sukabumi, Rabu (14/6).
Novian menjelaskan, insiden terjadi sekira pukul 15.00 WIB saat daerah Kota Sukabumi diguyur hujan disertai angin kencang. Akibatnya, dibeberapa wilayah air dari selokan meluap hingga membanjiri badan jalan.
“Hampir semua terjadi dikarenakan saluran air tersumbat sampah. Sehingga air meluap hingga terjadi banjir,” jelasnya.
Ia menilai, kesadaran masyarakat terkait membuang sampah pada tempatnya saat ini masih minim. Terbukti, masih banyak yang membuang sampah di sungai maupun selokan.
“Sehingga akibat oknum masyarakat masih kurang peduli dalam membuang sampah ke tempatnya, ketika turun hujan terjadi banjir,” cetusnya.
Ia menghimbau, masyarakat agar tetap wadpada terhadap terhadap potensi bencana yang ada disetiap daerah.
“Alhamdulillah sejauh ini, kami sudah berhasil menangani beberapa lokasi bencana alam tersebut. Kami minta agar masyarakat tetap waspada khususnya saat turun hujan,” pungkasnya. (bam)






