SUKABUMI — Hingga akhir September 2020, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, berhasil mengumpulkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp4,7 miliar. Hal ini, berkat kerjasama yang terjalin harmonis dengan semua elemen.
Ketua Baznas Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya mengatakan, pada tahun ini Baznas memiliki target pengumpulan ZIS sebesar Rp5 miliar. “Sampai September lalu, kami baru mencapai Rp4,7 miliar. Kami yakin, pada akhir tabun nanti target dapat seratus persen terealisasi,” kats Fifi kepada Radar Sukabumi, Senin (5/10).
Lanjut Fifi, dalam masa pandemi Covid-19 ini Baznas berupaya berinovasi meluncurkan program unggulan sebagai salah satu upaya mencapai target yang sudah ditetapkan. Salah satunya, bekerjasama dengan beberapa bank.
“Dengan begitu, saat ini masyarakat yang hendak bersedekah bisa melalui apilikasi seperti Go-Jek dan apilikasi Oppo dengan memasukan kode QR Baznas. Tentunya dengan adanya terobosan ini bisa memudahkan masyarakat dalam bersedeh,” ujarnya.
Disinggung soal dampak pandemi Covid-19, Fifi menuturkan, tidak dipungkiri selama masa pandemi hampir semua program terdampak sehingga Bazas harus menyesuaikan pengeluaran dengan anggaran yang ada saat ini.
“Misalnya saja, biasanya setiap tahun Baznas menyantuni 1.500 anak yatim. Nah karena pemasukan di masa pandemi berkurang sehingga untuk tahun ini hanya bisa menyantuni 700 anak yatim.
Jadi ada pengurangan jumlah, termasuk juga bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan guru ngaji dan bantuan lainnya disesuaikan,” paparnya.
Kendati demikian, sambung Fifi, Baznas tetap optimis dengan berbagai upaya yang dilakukan akan dapat mencapai target pengumpulan ZIS pada tahun ini. “Kami harap, meskipun di tengah pandemi saat ini, masyarakat masih bisa menyalurkan ZIS melalui Baznas,” harapnya. (bam/t)






