KOTA SUKABUMI

Hingga Juni, Terjadi 83 kasus DBD

×

Hingga Juni, Terjadi 83 kasus DBD

Sebarkan artikel ini

CIKOLE– Memasuki triwulan kedua tahun 2018, jumlah kasus Demam Berdarah (DBD) di Kota Sukabumi mencapai 60 kasus. Jumlah tersebut fluktuatif setiap bulannya, seperti pada bulan Januari sebanyak 20 kasus, bulan Februari 12 kasus, Maret 17 kasus, April terdapat 11 kasus, Mei menurun menjadi 9 kasus dan bulan Juni naik kembali terjadi sebanyak 14 kasus.

“Kalau dihitung pertahun kasus DBD di Kota Sukabumi terus menurun. Untuk perbandingannya saya kurang begitu mengatahui dengan jumlah kasus tahun lalu,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Lulis Delawati, kemarin (4/7).

Bank bjb Tandamata

Kendati demikan dalam kasus ini Kota Sukabumi masih menjadi pusat perhatian Jawa Barat . Sebab, meskipun angka kasus DBD terus menurun dari tahun-ketahun, kasus DBD di Kota Sukabumi masih paling tinggi dibanding dengan kota dan kabupaten yang lain di Jawa Barat.

Untuk itu, pihaknya meminta seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai terjadinya DBD. Terlebih saat ini memasuki musim tak menentu, dimana potensi serangan nyamuk Aedes aegypti bisa saja terjadi.

“Masyarakat mulai dari sekarang agar melakukan bersih-bersih dilingkungannya hingga jarak 100 meter dari jumlah. Sebab, Nyamuk Aedes ini bisa terbang hingga 100 meter,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, Pencegahan DBD dengan foging bukan solusi yang terbaik, karena pengasapan foging tidak baik untuk manusia. Namun hal itu bisa dilakukan, jika terjadi hal darurat seperti peningkatan kasus di satu daerah.