SUKABUMI – Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, terus berupaya meluncurkan inovasi. Kali ini, instansi yang tengah dinahkodai Iskandar Ihfan bakal segera mencetuskan program Jemput Perizinan di Masyarakat Bersama OSS (Si Jimat Bos).
Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi, Iskandar Ihfan mengatakan, Si Jimat Bos ini merupakan salah satu program pelayanan jemput bola yang bakal digencarkan DPMPTSP dengan menyasar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Rencananya program ini bakal diluncurkan pada November 2023 mendatang, bekerjasama dengan instansi terkait seperti Diskumindag, kelurahan dan instansi lainnya,” kata Iskandar saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, Jumat (6/10).
Peluncuran program tersebut, lanjut Iskandar, guna mempermudah para pelaku UMKM dalam pembuatan perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Alhamdulillah sejauh ini kesadaran para pelaku UMKM terhadap pembuatan NIB cukup tinggi. Terbukti, dari data yang ada sudah sekitar 8.000 pelaku UMKM telah mengantongi NIB,” ujarnya.
Menurutnya, pembuatan NIB ini sangat penting untuk para pelaku usaha. Pasalnya, banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika sudah mengantongi NIB salah salah satunya mempermudah pelaku usaha untuk mendapatkan permodalan.
“Sebab itu, kepemilikan NIB sangat penting. Kami siap membantu para pelaku UMKM apabila ada yang mau membuatnya kami pastikan sangat mudah,” ucap pria ramah ini.
Tak dipungkisi, sambung Iskandar, sajauh ini masih banyak para pelaku usaha yang belum mengantongi NIB. Karena itu, DPMPTS bakal berupaya maksimal dalam melakukan sosialisasi hingga membantu pembuatan NIB.
“Pembuatan NIB itu gratis tidak ada pungutan biaya. Kami siap membantu apabila pelaku usaha hendak membuat NIB. Jika belum faham penggunaan OSS (Online Single Submission) masyarakat tinggal datang dan kami siap membantu,” pungkasnya. (bam)






