“Tentunya bangga, terutama bisa disaksikan langsung oleh Walikota dan kedua orangtua. Kedepan, cita- cita saya ingin jadi Polwan,” tutupnya.
Sementara itu, pelatih Paskibraka Kota Sukabumi, AKP Kuswaedi menyebutkan, ada beberapa tahapan latihan yang diterapkan. Diantaranya tahap masa basis, diklat dasar, sampai pemusatan latihan mendekati upacara. Kuswaedi membenarkan, masa latihan para anggota Paskibraka memakan waktu lima bulan.
“Kemudian masa karantina pada 8 Agustus sampai 18 Agustus. Pola pelatihannya, dari pagi bangun tidur, kemudian salat subuh, setelah itu olahraga pagi, kemudian sarapan pagi, lalu apel pagi sampai pukul 08.00 WIB. Setelah itu mulai pelatihan di Lapang Merdeka,” terangnya.
Pria yang sehari-hari mengajar di Setukpa Lemdikpol Sukabumi itu menambahkan, materi latihan yang diberikan diantaranya latihan baris-berbaris, latihan kekompakan, hingga latihan formasi barisan. 10 hari menjelang upacara, latihan lebih diintensifkan dengan masa karantina selama lima hari.
“Formasi di tahun 2018 ini yang kita terapkan pada saat pengibaran bendera adalah formasi bintang. Lalu pada saat penurunan bendera adalah formasi gedung Pemda Kota Sukabumi. Dan alhamdulilah, semuanya berjalan dengan lancar,” pungkasnya.
(Cr18/d).



