Sementara itu, Lurah Subangjaya Jumyati mengaku, sudah menerima laporan adanya warga yang menjadi korban gigitan ular. “Ya, tadi siang ada laporan warga yang digigit ular dan saya sudah berkoordinasi dengan pihak Damkar untuk dapat segera menangkap ularnya,” ucapnya.
Informasinya, sambung Jumyati, petugas Damkar pada malam ini bakal melakukan evakuasi ular tersebut di lokasi kejadian. “Karena jenis Ular Welang keluarnya di malam hari sehingga petugas baru akan melakukan evakuasi malam hari ini,” cetusnya.
Di konfirmasi terpisah, Kapolsek Cikole Konpol Cepi Hermawan menjelaskan, setelah mendapatkan laporan adanya warga yang digigit ular Polisi langsung melakukan pengecan tempat kejadian.
“Menurut keterangan ayahnya, korban terbangun dari tidur dan memberitahukan bahwasannya kaki anaknya sakit dan meminta minum lalu digendong dan membawa keluar kamar, setelah minum korban merasa mual – mual lalu muntah. Bersamaan dengan itu, istrinya juga bangun dan menyalakan lampu kamar dan melihat seekor ular dengan panjang satu meter yang berwara hitam dan putih,” jelasnya.
Sekitar pukul 02.00 WIB, orang tua koeban membawanya ke IGD RSUD R Syamsudin SH dan mendapat pertolongan medis. Pada pukul 2.30 Wib korban tidak dapat di tolong dan di nyatakan meninggal dunia.
“Hasil koordinasi dengan orang tua korban bahwa ini merupakan sebuah musibah dan pukul 8.30 WIB korban di kebumikan di pemakaman umum Tangkil Kelurahan Cisarua,” pungkasnya. (Bam)






