AdvetorialKOTA SUKABUMI

Dongkrak PAD, Dinkes Genjot Sistem E-retribusi

×

Dongkrak PAD, Dinkes Genjot Sistem E-retribusi

Sebarkan artikel ini
Puskesmas Al Mulk
LENGGANG: Kondisi Kantor Dinkes Kota Sukabumi saat keadaan lenggang, belum lama ini. FT: DOK/RADARSUKABUMI

SUKABUMI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, menerapkan sistem e-retribusi sebagai bagian dari digitalisasi keuangan. Layanan ini, telah berjalan sejak 2024 sebagai upaya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni R Muthmainnah menjelaskan, e-retribusi berjalan di 16 UPTD Pelayanan Kesehatan. Rinciannya, adalah 15 puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Dengan kata lain, masyarakat tidak perlu lagi membayar dengan uang tunai saat menggunakan layanan di 16 fasilitas kesehatan tersebut.

Bank bjb Tandamata

“E-retribusi sangat menunjang peningkatan PAD, karena masyarakat dimudahkan dalam melakukan pembayaran atau transaksi. Sistem digital ini juga akan menekan potensi kebocoran dan menertibkan skema pemungutan sehingga masuk ke kas daerah secara optimal,” jelas Reni kepada wartawan, belum lama ini.

Reni menerangkan, e-retribusi diluncurkan pada 2021 dan pelaksanaannya bekerja sama dengan BJB Cabang Sukabumi. Upaya digitalisasi keuangan dan ekonomi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya Dinkes, dalam mewujudkan smart government.

“InsyaAllah akan terus kami maksimalkan penerapannya,” ucapnya.

Dalam keterangan yang disampaikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) pada laporan monitoring dan evaluasi pengelolaan PAD.

“Dinas Kesehatan adalah salah satu SKPD pengelola retribusi yang berkontribusi dalam peningkatan championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Sukabumi,” paparnya.

Pada rekapitulasi itu, peningkatan elektronifikasi terhadap penerimaan PAD di Kota Sukabumi meningkat sebesar 22,81 persen, dibandingkan tahun 2023.

“Sehingga tahun 2024 Kota Sukabumi menduduki peringkat ke-6 pada Championship TP2DD wilayah Jawa-Bali,” pungkasnya. (Bam)