Kecamatan WarudoyongKOTA SUKABUMI

DKP3 Bentuk Dua Warung Tani

WARUDOYONG, RADARSUKABUMI.com – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi punya jurus jitu menghadapi daerah rawan pangan di Kota Sukabumi. Salah satunya, dengan mendirikan warung petani yang saat ini sudah tersedia di dua lokasi.

Berdasarkan hasil kajian dari FSPA bahwa di Kota Sukabumi terdapat empat kelurahan yang rentan rawan pangan, Keempat kelurahan itu yakni Kelurahan Lusnunggal di Kecamatan Cibeureum, Kelurahan Subang Jaya di Kecamatan Cikole, Kelurahan Sukakarya di Kecamatan Warudoyong, dan di kelurahan Sudajaya di Kecamatan Baros.

Kepada Radar Sukabumi, Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi mengungkapkan, warung tani disiapkan untuk menjawab kebutuhan pangan, terutama beras pada kelurahan rawan pangan. Artinya, bilamana terjadi lonjakan harga pangan, beras yang ada di warung petani tersebut bisa didistribusikan kepada wilayah yang rawan. “Jadi, warung petani itu menyerap padi yang dihasilkan petani, untuk masyarakat Kota Sukabumi, khususnya pada daerah yang dikategorikan rawan pangan,” jelas Kardina saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (10/9).

Saat ini, warung petani tersebut baru terpusat di wilayah Kecamatan Lembursitu. Kedepan, konsep serupa bakal diterapkan disemua kelurahan, khususnya pada kelurahan yang rawan pangan. “Saat ini baru ada dua warung, lokasinya diwilayah kecamatan Lembursitu. Tentunya, warung-warung serupa kedepan bakal ada di setiap kelurahan di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, berbagai upaya lain juga terus dilakukan agar kebutuhan pangan di kelurahan rawan pangan bisa terpenuhi. Salah satunya, dengan menggelar operasi pangan murah seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Langkah intervensi untuk mencegah diempat wilayah tersebut masuk kategori rawan pangan. Langkah yang dilakukan tidak hanya mendorong mendistribusikan sembilan bahan pokok (sembako), tapi juga melakukan strategi menjual sejumlah komoditi melalui bazarm,” pungkasnya.

 

(upi/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button