“Keberhasilan penerapan Kawasan Tanpa Rokok tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antarperangkat daerah agar implementasi kebijakan berjalan efektif, mulai dari sosialisasi hingga pengawasan di lapangan,” tambahnya.
Rahmat menegaskan, hasil pelatihan akan menjadi bahan koordinasi bersama perangkat daerah terkait untuk memperkuat implementasi regulasi di Kota Sukabumi. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan larangan display produk tembakau dan rokok elektronik dapat berjalan optimal sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.(ris/d)




