KOTA SUKABUMI

Diskominfo Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Waspadai Hoaks di Platform Digital

×

Diskominfo Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Waspadai Hoaks di Platform Digital

Sebarkan artikel ini
LENGGANG: Kondisi Kantor Diskominfo Kota Sukabumi saat keadaan lenggang, belum lama ini. 
LENGGANG: Kondisi Kantor Diskominfo Kota Sukabumi saat keadaan lenggang, belum lama ini. 

SUKABUMI — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, tidak hentinya mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan waspada dalam menerima serta menyebarkan informasi yang diterima melalui berbagai platform digital. Hal ini, untuk menghindari penyebaran kabar hoaks yang semakin marak seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Pranata Humas pada Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi, Riksan Satya Prawira menjelaskan, masyarakat harus lebih hati-hati terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Bank bjb Tandamata

“Kami menghimbau agar masyarakat selalu hati-hati saat menerima informasi yang tidak jelas, baik melalui aplikasi, website, atau layanan digital lainnya,” jelas Riksan kepada wartawan, Kamis (12/6).

Menurut Riksan, perkembangan teknologi memang membawa kemudahan dalam akses informasi, namun juga membuka peluang bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu atau menyesatkan.

“Banyaknya kabar hoaks itu merupakan salah satu konsekuensi dari pesatnya teknologi. Tapi disisi lain, ada saja pihak yang memanfaatkannya untuk kepentingan tidak baik,” terangnya.

Selama periode Maret hingga April 2025, Diskominfo mencatat setidaknya telah melakukan klarifikasi terhadap 15 kabar hoaks yang beredar. Salah satunya adalah hoaks terkait akun WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Camat Cibeureum.

“Selain itu, sembilan dari total hoaks yang diklarifikasi berasal dari konten video, seperti hoaks deterjen untuk melembabkan wajah, tsunami palsu, diskon tarif listrik, link THR pemerintah, hingga hoaks voucher Alfamart,” cetusnya.

Khusus untuk pemalsuan akun Camat Cibeureum, Diskominfo memastikan bahwa hal tersebut juga telah dikonfirmasi sebagai hoaks oleh Jabar Cyber Hoaks, karena mengandung unsur penipuan.