KOTA SUKABUMI

Demi Kondusifitas, Dishub Kota Sukabumi Ganti Kaca Angkot Pecah

×

Demi Kondusifitas, Dishub Kota Sukabumi Ganti Kaca Angkot Pecah

Sebarkan artikel ini
Dishub-Kota-Sukabumi
Kondisi angkot trayek 08 jurusan Cisaat-Kota Sukabumi yang sudah diperbaiki Dishub Kota Sukabumi, Rabu (21/8).

SUKABUMI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, rela mengganti kaca mobil angkot trayek 08 jurusan Cisaat-Kota Sukabumi yang pecah. Hal itu, dilakukan demi meredam dan mendamaikan antara sopir angkot dengan ojek online (Ojol) yang sempat memanas pada Selasa (21/8) lalu.

Kepala Dishub Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, sejauh ini para sopir angkot dan Ojol sudah berhasil dimediasi oleh Polres Sukabumi Kota.

Bank bjb Tandamata

“Alhamdulillah kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai. Adapun, kaca angkot yang pecah sudah kami perbaiki,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Rabu (21/8).

Imran menghimbau, agar para sopir angkot dan Ojol dapat kembali beraktifitas seperti biasa dan dapat menjaga kondusifitas. “Semoga tidak lagi terjadi hal serupa dan para sopir angkot dan Ojol bisa kembali beraktifitas dengan normal,” imbaunya.

Sementara itu, Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, kedua belah pihak sudah berhasil dimediasi dan dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani sopir angkot dan Ojol.

“Iya, alhamdulillah mediasi hari ini sudah selesai bertempat di aula rekonfu Polres Sukabumi Kota, dimana kedua belah pihak bersepakan untuk menyelesaikan masalah ini dengan musyawarah,” ucapnya.

Dengan begitu, Ade menegaskan kedua belah pihak bersepakat untuk tidak membawa permasalahan itu ke jalur hukum meski ada dugaan pengrusakan satu unit mobil angkot serta pelakunya yang dihakimi masa.

“Artinya baik ada korban ataupun kerugian semuanya kan sudah diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, adapun kerugian itu semuanya dituangkan juga di surat pernyataan dan tidak akan memperpanjang permasalahan ini. Artinya memang permasalahan ini tidak melangkah ke proses hukum,” ungkapnya.

Dishub Kota SukabumiIa mengulas, persoalan dipicu hanya karena spontanitas saja karena keadaan sedang tidak kondusif dan kedua kelompok bertemu dalam satu waktu yang sama.

“Intinya barusan sudah disampaikan dari kedua belah pihak bahwa tidak ada pemicu, artinya spontanitas saja, mungkin tadi masalah kesalah pahaman saja situasi sedang memanas kedua belah pihak bertemu jadi tidak kondusif,” pungkasnya. (Bam)