KOTA SUKABUMI

Dakwah Santun dan Kreatif Jadi Identitas Kota Sukabumi

×

Dakwah Santun dan Kreatif Jadi Identitas Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini
ANTUSIAS: Sejumlah peserta daat mengikuti AKSI 2026 tingkat Kota Sukabumi di Masjid Sejuta Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kamis (8/1).
ANTUSIAS: Sejumlah peserta daat mengikuti AKSI 2026 tingkat Kota Sukabumi di Masjid Sejuta Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kamis (8/1).

SUKABUMI – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan dakwah di era digital tidak bisa lagi dilakukan dengan cara lama. Para dai dituntut mampu memadukan pesan keagamaan dengan pemanfaatan teknologi, mengingat besarnya pengaruh media sosial terhadap opini publik.

Bank bjb Tandamata

“Ke depan, para dai di Kota Sukabumi harus mampu memadukan dakwah dengan perkembangan teknologi. Hari ini satu komentar di media sosial bisa menggiring ribuan orang,” ujar Bobby saat membuka Audisi Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026 tingkat Kota Sukabumi di Masjid Sejuta Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kamis (8/1).

Menurut Bobby, audisi AKSI menjadi momentum strategis untuk menjaring pendakwah muda yang tidak hanya piawai berbicara, tetapi juga berkarakter kuat, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan keislaman yang luas dan moderat. Pemerintah Kota Sukabumi, katanya, mendukung penuh pembinaan generasi religius yang mampu menyampaikan dakwah damai, mencerahkan, dan adaptif dengan media televisi maupun platform digital.

Ia menilai AKSI sebagai sarana syiar Islam yang kreatif dan efektif, sekaligus memperkuat identitas Sukabumi sebagai kota religius yang ramah terhadap pengembangan potensi generasi muda. Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap diwarnai ujaran kebencian dan hoaks, keberadaan dai yang santun dan cakap memanfaatkan teknologi dinilai semakin mendesak.

“Silakan munculkan karakter masing-masing dengan ciri khasnya. Jadikan audisi ini sebagai pengalaman berharga untuk mengharumkan nama kota dan orang tua,” pesannya.