“Perpustakaan kelurahan harus menjadi ruang belajar dan pengembangan literasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah investasi sosial jangka panjang yang akan membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan produktif,” tegas Nuraeni.
Keberhasilan Perpustakaan Kelurahan Cisarua menembus lima besar tingkat provinsi menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan perpustakaan yang inklusif, adaptif, dan berbasis kebutuhan masyarakat mampu memberikan dampak positif yang luas. Dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas literasi, dan masyarakat, perpustakaan ini diharapkan terus berkembang menjadi pusat edukasi dan transformasi sosial di Kota Sukabumi.(bam/d)






