Capaian BIAN di Kecamatan Baros Sukabumi Anjlok

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melakukan kunjungan program BIAN di Kecamatan Baros

BAROS – Bulan Imunisasi Anak Nasional atau BIAN di Kecamatan Baros masih menghadapi kendala. Di mana pada program BIAN gelombang 1 ini masih tertinggal jauh di bawah kecamatan lain di kota Sukabumi yang mencapai 52 persen.

Kepala Puskesmas Baros dr. Zah Maulidianti mengatakan bahwa capaian program Bian di wilayahnya terkendala beberapa faktor, diantaranya terkait sasaran, kurangnya partisipasi masyarakat, dan beberapa faktor lainnya.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, data sasaran dari pusat berbeda dengan data sasaran yang nyta. Di mana, data yang dari pusat itu jumlahnya lebih besar dari data yang sebelumnya dikirim ke wilayahnya. ” Untuk itu kami akan melakukan cleaning dan validasi data di beberapa hari kedepan. Karena menurutnya beberapa anak yang masuk di data tidak ada di wilayahnya,” aku dr Zah kepada Radar Sukabumi, Senin (29/8).

Guna memvalidasi data tersebut, dalam beberapa hari pihaknya akan langsung turun ke lapangan untuk cleaning data mulai melakukan sweaping ke rumah-rumah.

Saat ini capaian vaksinasi Kecamatan Baros berdasarkan dalam pemberian vaksin OPV dalam program BIAN ini rata-rata di angka 15 persen, sedangkan vaksin IPV mencapai rata-rata 22 persen, DPT-Hb- HIB di angka 9,5 persen dan MR atau Campak Rubella di angka 50 persen.

“Kita sebenarnya dari awal fokusnya ke MR, jadi sebenarnya kalau MR atau rubella ini sebagian kelurahan sudah tercapai sesuai target Kota Sukabumi, hanya tinggal Kelurahan Jaya Raksa saja,” beber Zah pada Radar Sukabumi.

Selain data, Program BIAN di wilayah baros juga terhambat antusias warga yang kurang. Sehingga menurut dokter Zah, kondisi tersebut sangat menyulitkan tim di lapangan. “Selain memang ada juga pengarush pancaroba, tapi juga partisipasi warga nya masih kurang. Ada yang pas Posyandu sebelumnya aktif, tapi pas mau imunisasi malah tidak hadir,” keluhnya.

Peran serta masyarakat dinilai Zah sangat berpengaruh pada hasil capaian, baginya tenaga kesehatan tak dapat bekerja sendiri dalam capaian program ini. Butuh peran serta semua pihak , karena Program Bian ini adalah program bersama. “Tenaga nakes kami itu sedikit, dan di Baros ini hanya ada satu Puskesmas jadi memang aga sulit,”jelasnya.

Zah mengatakan bahwa ia sudah berdiskusi dan membicarakan hasil capaian program BIAN yang anjlok dengan lurah, kader dan pemerintah Kecamatan Baros. Meskipun di bulan September ini juga ada program BIAS atau Bulan Imunisasi Anak Sekolah, namun Ia pun menargetkan untuk capaian Bian di bulan September lebih baik lagi.

“Saya maunya lintas sektor itu lebih aktif lagi nanti saat sweaping. Karena itu kan satu bulan penuh di september, terlebih tenaga nakes kami terbagi 2 untuk program Bias,” pungkasnya. (cr3/t)

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melakukan kunjungan program BIAN di Kecamatan Baros

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.