KOTA SUKABUMI

Cabai Rawit Merah Mahal Lagi

×

Cabai Rawit Merah Mahal Lagi

Sebarkan artikel ini

Menurunnya pasokan, dipengaruhi faktor cuaca buruk yang berdampak pada tanaman. Jadi tidak sedikit para petani yang mengalami gagal panen.

Mahalnya harga tersebut, sambung Eha, sangat berdampak terhadap jumlah belanja konsumen. Sebab, banyak konsumen yang mengeluhkannya.

Bank bjb Tandamata

“Banyak pembeli yang protes dan akhirnya mengurangi jumlah pembeliannya, karena bawang dan cabai inikan salah satu kebutuhan utama mereka juga,” tuturnya.

Hal senada dilontarkan pedagang sayur lainnya, Edi Kusmiadi (42). Ia mengatakan, kenaikan harga bawang merah dan putih terjadi secara bersamaan. Dirinya berharap, harga bisa secepatnya turun kembali.

“Dengan kenaikan ini tentunya sangat memberatkan kepada pembeli dan pedagang juga. Saya harap, bisa secepatnya turun lagi,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang konsumen asal Nanggeleng, Kota Sukabumi, Neni Nurhayati (25) mengaku keberatan dengan mahalnya harga bawang serta cabai rawit merah di pasaran sekarang.

“Kenaikan harganya jauh di atas normal,”beber Neni.
Apalagi cabai rawit merah yang mencapai Rp 60 ribu per kg.

“Meski begitu, saya tetap membelinya karena itu merupakan salah satu kebutuhan. Tapi, bisanya saya membeli satu kilo sekarang 1/4 kilo, mudah-mudahan harga cabai rawit merah dan yang lainnya bisa normal secepatnya,” harapnya.(Cr16/t)