BST Tahap I, 231 KPM Kota Sukabumi Belum Mencairkan

  • Whatsapp

SUKABUMI – Sebanyak 231 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial di Kota Sukabumi belum bisa dicairkan. Berbagai persoalan, melatarbelakangi para KPM yang belum bisa mencairkan bantuan sosial tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Kota Sukabumi, Ageung menjelaskan, pada penyaluran BST Kemensos tahap satu, sebanyak 231 KPM belum bisa mencairkan bantuan tersebut hingga saat ini.

Bacaan Lainnya

“Tahap satu, ada 231 belum bisa mencairkan. Persolannya macem-macem, mulai dari KPM yang bersangkutan tidak datang, pindah alamat tanpa diketahui, meninggal dan tidak ada hak warisnya, data penerima dobel dengan bantuan reguler Kemensos dan lainya,” jelas Ageng kepada Radar Sukabumi, Jumat(12/6).

Dinas Sosial Kota Sukabumi, lanjut Ageung, bakal mencari tahu ke wilayah masing-masing penyebab para KPM tersebut tidak mencairkan bansos sebesar Rp 600 ribu tersebut. “Tentunya kita akan cek ke wilayah, karena kan kota tidak diberikan kewenangan untuk mengalihkan bentuan itu kepada orang lain,” ujarnya.

Melihat persoalan yang dihadapi pencairan BST tahap satu, pihaknya bakal melakukan update data kembali. Kendati demikian, walaupun masih terdapat persoalan, secara umum presentase pencarian di Kota Sukabumi tergolong tinggi.

“Pencairan BST Kemensos di Kota Sukabumi ini mencapai 90 persen, itu tergolong tinggi,” sebutnya.

Walaupun begitu, kuota penerima BST Kemensos di Kota Sukabumi masih belum bisa terpenuhi. Lantaran, dari total ajuan 5099 KPM, baru 2730 KPM yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Secara umum di Kota Sukabumi kondusif, hanya saja memang kami terus mengusulkan kuota tambahan agar usulan terpenuhi,” pungkasnya. (upi/t)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *