KOTA SUKABUMI

BPBD Kota Sukabumi Dilengkapi WRS, Deteksi Dini Gempa Bumi

×

BPBD Kota Sukabumi Dilengkapi WRS, Deteksi Dini Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini
BPBD Kota Sukabumi Dilengkapi WRS
BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pemantauan melalui alat pendeteksi gempa bumi, Selasa (2/12).

CITAMIANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, kini memiliki Warning Receiver Monitor (WRS). Alat ini, merupakan sumbangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada November 2023 lalu.

Kalak BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik menjelaskan, alat WRS digunakan untuk mendeteksi pergeseran atau pergerakan bumi di seluruh Indonesia. Hal ini, memungkinkan BPBD untuk memantau dengan lebih lanjut.

Bank bjb Tandamata

“Dengan adanya alat WRS ini kami bisa memantau. Hampir setiap saat, pergerakan bumi dapat terdeteksi melalui alat WRS ini,” kata Novian kepada Radar Sukabumi, Selasa (2/12).

Jika terjadi gempa bumi, lanjut Novian, alat WRS akan mengeluarkan suara peringatan dan menunjukkan tanda bintang di lokasi kejadian gempa bumi. “WRS tidak dioperasikan BPBD, melainkan telah diatur BMKG. BPBD menerima informasi langsung dari alat tersebut, sehingga akurasi deteksi gempa dalam beberapa detik setelah terjadi cukup baik,” bebernya.

Dengan adanya alat WRS ini, sambung Novoan, BPBD Kota Sukabumi dapat meningkatkan respons dan tanggapannya terhadap gempa bumi serta memperkuat sistem peringatan dini bagi masyarakat. “Tentunya alat ini sangat membantu untuk deteksi dini gempa bumi sehingga dapat lebih waspada,” cetusnya.

Kendati demikian, sambung Novian, BPBD Kota Sukabumi tidak hentinya mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi. Terlebih, saat musim hujan kerap terjadi bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi dan jenis bencana lainnya. “Karena itu kami minta agar warga tetap waspada terhadap potensi bencana yang ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, pasca terjadinya gempa di Kabupaten Sumedang dalam beberapa hari terakhir ini, BPBD Kota Sukabumi belum menerima laporan dam[ak dari gempa tersebut. Meski demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang ada. “Kami meminta masyarakat jika di sekitar rumahnya ada bangunan yang rusak akibat gempa ini untuk segera melapor. Jika terjadi gempa jangan panik. Tetap waspada khususnya saat musim hujan,” pungkasnya. (bam)