Diakuinya, permasalahan akibat sampah ini sudah sering ditemukan apalagi saat kondisi hujan, seperti di jalan Subangjaya, Karamat, serta Jalan-jalan Nasional. Menurut Suhendar, terjadinya luapan ini lantaran kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah pada tempatnya, sehingga menyebabkan saluran air menjadi macet.
“Meski dilebarkan drainase pun tidak akan ada pengaruhnya, kalau kesadaran masyarakatnya masih membuang sampah sembarang,”tambahnya.
Sementara dalam berupaya untuk memelihara drainase dan ruas jalan, Binamarga siap menerima laporan dari masyarakat jika ada drainase dan jalan milik kota Sukabumi rusak dan Binamarga akan berupaya memelihara atau masuk pada rencana perbaikan.
(Cr17/t).



