SUKABUMI – Senyum haru tampak di wajah sebuah keluarga di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, saat Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menyerahkan bantuan program Zakat Berseka (Bersih Sehat untuk Kota). Bantuan ini bukan sekadar santunan, melainkan simbol ikhtiar komprehensif pemerintah dalam menekan angka stunting.
Ranty menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya berhenti pada pemberian gizi. “Ini adalah ikhtiar dalam rangka perbaikan lingkungan. Mudah-mudahan perbaikan rumah ini bisa bermanfaat. Penurunan stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga sanitasi dan kondisi rumah,” ujarnya.
Program Zakat Berseka difokuskan pada rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan perbaikan sanitasi bagi keluarga dengan balita stunting. Dengan hunian yang lebih sehat, risiko penyakit infeksi yang dapat memperparah kondisi anak diharapkan bisa ditekan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menjelaskan bahwa dana bantuan bersumber dari zakat karyawan Dinas Kesehatan. “Hari ini bersama Ketua TP-PKK kami menyerahkan santunan kepada salah satu keluarga stunting. Akan ada perbaikan rumahnya, dan untuk itu kita bantu sewa rumah selama satu bulan. Ini bersumber dari zakat karyawan Dinas Kesehatan melalui program Berseka,” jelasnya.





