SUKABUMI – Lahan pertanian di Baru Ajol, Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, menjadi saksi sinergi antara aparat kepolisian dan petani dalam memperingati Hari Tani Nasional 2025. Puluhan personel Polres Sukabumi Kota, pejabat daerah, dan kelompok tani bergabung dalam kegiatan penanaman jagung seluas 0,4 hektare sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan dipimpin Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Fajri Anbiya, dan dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta kelompok tani seperti Bagja Sutra, Harejo, Ganda Resmi, dan Petani Harapan Bangsa (PHB).
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Kami ingin menunjukkan dukungan nyata terhadap kemandirian pangan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Jagung yang ditanam adalah varietas hybrid ASIA GOLD 77, dengan masa panen sekitar tiga bulan. Bibit unggul ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi bagi petani lokal.
Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September merujuk pada lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960, sebagai tonggak reformasi agraria di Indonesia. Bagi petani Sukabumi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pertanian adalah tulang punggung ekonomi dan ketahanan pangan bangsa.
“Petani adalah garda terdepan penyedia pangan. Sinergi semua pihak sangat penting agar mereka semakin sejahtera,” tambah Astuti.






