“Rinciannya, kejadian tanah longsor sebanyak sebelas kasus, gempa bumi tujuh kasus, cuaca ekstrem enam kasus, angin topan sebanyak empat kejadian, banjir empat kasus, dan kebakaran tiga kasus,” paparnya.
Kejadian bencana tersebut tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Kota Sukabumi. Wilayah yang kasus bencananya tinggi yakni Kecamatan Lembursitu sebanyak lima kasus dan Kecamatan Baros sebanyak empat kasus. Bencana dalam dua bulan terakhir ini mengakibatkan kerugian harta benda para korban mencapai sebesar Rp 253.125.000.
“Kecamatan yang jumlah kerugian akibat bencananya besar yakni Lembursitu Rp 59 juta dan Baros Rp 53.625.000, sementara terendah Gunungpuyuh Rp 8 juta,” pungkasnya.(Cr16/d)





