SUKABUMI — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, menargetkan pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) pada tahun ini sebesar Rp7 miliar. Angka ini, tidak mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan target 2021 lalu.
Kepala Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir melalui Kabag Administrasi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Erwan Hermawan mengatakan, target pengumpulan ZIS pada 2022 ini sebesar Rp6,5 miliar ditambah dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan dana sosial keagamaan lainnya Rp500 juta sehingga totalnya mencapai Rp7 miliar.
“Target pengumpulan ZIS pada tahun ini belum ada peningkatan karena mempertimbangkan beberapa aspek,” kata Erwan kepada Radar Sukabumi, Kamis (6/1).
Erwan mengulas, pencapaian target ZIS pada tahun lalu hanya sebesar Rp5,6 miliar dari target yang sudah ditetapkan Rp7 miliar. Apabila dipersentasikan, pencapaian terget ini hanya sekitar 80 persen.
“Ya, tingkat pencapaian target ZIS pada tahun lalu hanya sekitar 80 persen. Nah, tahun ini kami akan berupaya maksimal untuk menggenjot target tersebut agar tercapai 100 persen,” ujarnya.
Menurutnya. hasil evaluasi terdapat kendala secara internal. Seperti, aspek Sumber Daya Manusia (SDM), literasi serta Sarana Prasarana (Sapras).
“Secara eksternal kendalanya disamping regulasi baik yang berbentuk Perwal, instruksi walikota maupun Perda ditambah tingkat kesadaran masyarakat hingga saat ini masih rendah terkait literasi ZIS,” ujarnya.
Sebab itu, Baznas bakal berupaya secara internal akan mendorong SDM yang kompeten dan profesional dengan Sarpras kerja yang memadai.
“Adapun, secara eksternal kami akan mendorong walikota untuk mengeluarkan instruksi guna optimalisasi ZIS kepada berbagai stakeholder serta peningkatan kemitraan sosialisasi ZIS melalui edukasi literasi,” ucapnya.
Pihaknya optimis, dengan berbagai upaya yang dilakukan akan dapat meningkatkan pendapatan ZIS sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.
“Kami harap, kesadaran masyarakat dalam penyaluran ZIS melalui Baznas bisa lebih meningkat. Dengan begitu, semua target bisa tercapai dan penerima manfaat pun akan mengalami peningkatan,” pungkasnya. (bam)






