“Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai upah tenaga kerja lokal serta pengadaan sarana dan prasarana penunjang, yang sekaligus mendorong perputaran ekonomi di wilayah masing-masing,” ucapnya.
Ayep menekankan, pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah serta peran aktif masyarakat dalam mengawal dan menjalankan program ini. “Tanpa dukungan dan keterlibatan semua pihak, program strategis ini tidak akan maksimal dalam memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga,” cetusnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, perangkat kelurahan, dan masyarakat, diharapkan program-program strategis ini menjadi motor penggerak percepatan pembangunan Kota Sukabumi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil signifikan,” pungkasnya. (bam/d)






