SUKABUMI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, menggelar penyusunan perencanaan program strategis di Balai Kota Sukabumi, Senin (26/5).
Kegiatan ini, menghadirkan para camat dan lurah se-Kota Sukabumi sebagai peserta aktif, dengan fokus utama pada tiga program prioritas yakni, padat karya, kampung wakaf, dan pengelolaan dana kelurahan.
Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan menjelaskan, perencanaan ini dirancang untuk memastikan program pembangunan di tingkat kelurahan lebih tepat, partisipatif, dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan setiap program menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan memanfaatkan potensi lokal secara optimal,” jelas Asep kepada wartawan.
Lanjut Asep, salah satu program unggulan yang diusung adalah program padat karya yang dirancang untuk membuka lapangan kerja jangka pendek sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur berskala kecil. “Sementara kampung wakaf dan dana kelurahan lebih difokuskan pada pemberdayaan ekonomi warga dan peningkatan kualitas layanan publik di tingkat akar rumput,” paparnya.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menjelaskan, yang turut hadir dan membuka acara, menyampaikan bahwa setiap kelurahan akan menerima alokasi dana sekitar Rp 135 juta dalam program padat karya.






