“Saya mengajar ngaji sejak 2000 lalu, sebab sudah lama tidak ada TPQ di sini, jadi saya berinisiatif meluangkan waktu untuk mengajar ngaji anak,” tuturnya.
Menurutnya, murid saat ini memang tidak terlalu banyak tapi tetap konsisten mengajar anak agar tidak hanya bisa membaca, namun juga berakhlak sebagaimana diajarkan dalam Alquran.
“Merosotnya moral anak anak zaman sekarang membuat saya terpanggil, banyak dari orang tua zaman sekarang yang tidak memperdulikan pengetahuan soal agama pada anaknya, itulah yang membuat saya khawatir dengan keadaan anak nanti di masa depan,” pungkasnya. (bam/t)






